24 Januari 2012

CERPEN : Gotong Royong Selamatkan Lingkungan


     terkait dari postingan sebelumnya ini juga termasuk Tugas Nulis dari Pelajaran JURNALISTIK

        
         Esok hari, Fadly, Yourisky, Restu dan kawan-kawan pecinta alam akan pergi mengunjungi desa yang terletak di kaki gunung Salak dalam rangka liburan sekolah. Kegiatan ini bukan hanya sekedar mengunjungi desa tapi mereka juga akan melakukan kegiatan tentang penyelamatan bumi. Di sana mereka akan di ajarkan cara mendaur ulang sampah, merawat tanaman yang baik, dan rencananya mereka akan bersih-bersih lingkungan serta menanam pohon.
          Pagi-pagi buta Yourisky dan Restu sudah kumpul di tempat bus kumpul bersama teman-teman pecinta alam lainnya. Tapi Fadly sampai saat ini juga belum terlihat batang hidungnya. Ternyata dia memang bangun kesiangan. Bergegas dia mandi dan menyiapkan bawaan, ibunya ikut sibuk menyiapkan bekal makanan untuknya. “bu jangan lupa yah makanan Fadly, oiyah langsung di taruh di tas ajah bu gak usah memakai kantong plastik” pesan Fadly
          “iyah ini langsung ibu taruh di tas kamu yang bagian depan yah, nak” jawab ibu ramah, “kamu mau di antar apa naik angkot ? kamu sudah telat.” Tanya ayah                             “ Fadly naik sepeda ajah yah, nanti sepedanya Fadly titipkan di tempat kumpulnya bus lagian juga ga terlalu jauh, lumayan kan, yah, mengurangi polusi” jawab Fadly
“Fadly berangkat ya, ibu, ayah” pamit Fadly  “Hey, tunggu dulu itu siapa tadi yang habis mandi keran kamar mandinya belum ditutup? luber tuh !!” kata ayah
“ ya ampun lupa maaf, yah. maklum kesiangan hehe” jawab Fadly  
“jangan lupa lampu kamarmu dan kipas angin di matikan pemborosan energi ini, nak” ayah mengingatkan, Fadly pun bergegas mematikan keran, kipas angin dan lampu di kamarnya.
“ingat nak, kita juga harus memperhatikan hal-hal kecil dalam upaya menyelamatkan lingkungan, seperti yang ayah ingatkan tadi hemat air dan listrik . masih banyak loh saudara-saudara kita di luar sana yang kekurangan air bersih dan belum mendapatkan penerangan listik jadi sudah seharusnya kita tidak terlalu boros dengan air dan listrik nak,” kata ayah
“keadaan bumi kita juga semakin parah nak banyak kerusakan-kerusakan karena ulah manusia,  jadi tak heran jika akhir-akhir ini sering kita jumpai para aktivis lingkungan  yang selalu mengkampanyekan untuk hidup selaras dengan alam, dan stop mengeksploitasi alam secara berlebihan” sambung Ibu
“ingat nak, kita juga bisa berbuat sesuatu, kita harus percaya sedikit yang kita lakukan pasti akan berarti, dan yang harus kamu ingat alam ini bukanlah warisan nenek moyang tapi, titipan untuk anak dan cucu kita nanti.” Lanjut Ayah
“ yaudah Fadly berangkat dulu yah bu, semoga pelatihan di Gunung nanti akan membuat Fadly dan teman-teman lebih sadar akan keadaan lingkungan yang semakin jauh dari keterbelakangan.
Sesampainya ditempat bus kumpul, Fadly langsung bergabung dengan yourizky dan restu yang sejak tadi menunggu hingga hampir setengah jam.
“Darimana aja lo “ujar Yourizky”.
“Sorry men, gua tadi bangunnya kesiangan maaf yah.. “Fadly memelas.
Ah lu parah hampir aja ditinggal ama bus ,”timpal Restu”.
Iya iya maaf deh gak akan gua ulang lagi janji deh.. ,”sekali lagi Fadly menunjukan muka melasnya”.
Waktu pun semakin siang kita pun berangkat menuju tempat lokasi, sesampainya disana kami terkejut dengan apa yang kami lihat, baru saja kami masuk di kaki gunung ternyata sampah sampah disana lebih parah ketimbang di desa kami, sampah-sampah berserakan dimana mana, bau busuk seakan telah menjelma menjadi bau yg biasa bagi warga disana. Disana bak sampah pun tak ada, hanya ada satu tempat pembuangan sampah yang hanya tinggal puing-puing reruntuhan, itupun sudah lama tidak di perbaiki karena kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan di darah setempat.
Siang pun telah berganti menjadi malam, kami pun menginap dirumah kepala desa yang memang sengaja telah menyiapkan tempat untuk kami singgah. Setelah selesai makan malam kami dan kawan kawan serta para pemimpim warga sekitar rapat mengenai bagaimana cara mengatasi keadaan lingkungan di sekitar daerah ini,setelah hampir satu jam setengah kami membahas soal bagaimana caranya membenahi lingkungan di daerah ini, kami menemukan berbagai macam solusi yang diantaranya membangun tong sampah disetiap jalan dan mengadakan kerja bakti setiap bulan bagi setiap warga yg mendapat giliran.
Setelah semua disepakati, barulah keeseokan harinya kami dan warga mulai bergotong royong membangun satu persatu tong sampah untuk disebar keberbagai seluk beluk daerah yang membutuhkan. Kegiatan ini berlangsung sampai dengan siang hari. Setelah istirahat makan siang, dinas perhutanan setempat datang menghampiri kami yang sedang istirahat, Kami di ajarkan bagaimana cara mendaur ulang sampah plastik  dan cara menanam pohon yang baik. Setelah mendapat pelatihan sekitar lima belas menit lamanya,kami pun dapat menyerap ilmu yang diberikan kepala dinas kepada kami, walau hanya sesaat tetapi ada lah yang masuk di otak.
Keesokan harinya pelajaran yang kami dapatkan dari kepala dinas langsung kami terapkan kepada warga sekitar.hampir semua warga antusias mengerjakan apa yang kami ajarkan kepada mereka. Ada yang membuat tas dari plastik bekas,ada yang membuat pupuk dari kotoran kotoran hewan dan lain sebagainya.
Setelah seharian penuh mengerjakan berbagai pekerjaan, kami langsung pulang kerumah kepala desa dan warga pun pulang kerumahnya masing-masing. Kami pun langsung istirahat tidur sepulas pulasnya saking kelelahan.
Esok paginya kami terbangun oleh udara yang segar dan sejuk.baru saja beberapa hari kami dan warga sekitar membersihkan lingkungan sekitar, kami sudah mendapatkan hasil yang lumayan menyenangkan, jalanan sekarang lebih bersih dan sampah sampah pun sudah terbuang pada tempatnya, barang-barang yang tidak terpakai pun sudah dapat diproduksi oleh warga sekitar untuk menjadi sesuatau yang menghasilkan.
Sudah hampir seminggu kami berada di desa ini, kami pun ingin kembali kerumah masing-masing.kami sudah kangen sama orangtua kami dan ingin segera bertemu. Kami pun bersiap-siap untuk bergegas menuju bis yang telah menunggu. Setelah kami dan teman-teman pamit kepada kepala desa dan warga sekitar, kami pun langsung berjalan menuju ke tempat bis berada. Di bus kami menceritakan  pengalaman masing-masing yang sangat berharga bahwa menjaga lingkungan itu sangat penting untuk kelestarian alam dan anak cucu kami agar kelak mereka masih dapat menghirup udara segar dan dapat menikmati indahnya dunia.


29 November 2011

Belajar Nulis :D


malam blogger sudah lame kita tak jumpe hey kabar apa kalian semua? ane sendiri baik (gak nanya ) kabar baik banget nih men ane di tawarin nulis di tabloid sekolah yah lumayan lah buat belajar dan di bawah ini hasil tulisan ane 

MARAKNYA PENCURIAN HANDPHONE DI JOK MOTOR
Akhir-akhir ini telah terjadi pencurian handphone didalam jok motor, pencurian handphone terjadi ketika para siswa-siswi menyembunyikan handphone didalam jok motor karena takut terkena razia handphone yang sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh pihak sekolah SMAN 14 TANGERANG. Dalam peraturan sekolah terpampang jelas bahwa pihak sekolah melarang siswa-siswinya membawa handphone berfasilitas multimedia. Ini jelas merugikan bagi siswa-siswi yang sewaktu-waktu membutuhkan komunikasi dengan orangtuanya, seharusnya pihak sekolah memberikan solusi kepada para siswa-siswi yang memang benar-benar membutuhkan komunikasi.
“Pikir saya dari pada terkena razia susah ngambilnya, lebih baik ditaruh di jok motor.” Kata Dicky XII IS 3 yang merupakan salah satu korban pencurian handphone didalam jok motor. “Saya kaget ketika saya mau mengambil handphone dari dalam jok motor saat kegiatan belajar-mengajar selesai, dan saya dapati handphone yang saya taruh didalam jok motor itu telah hilang”. Lanjutnya. Modus pencurian handphone didalam jok motor ini terbilang unik, bayangkan handphone yang di letakkan di dalam jok motor yang terkunci rapat saja bisa hilang dan uniknya lagi ini terjadi disaat adanya razia yang dilakukan oleh pihak sekolah SMAN 14 “ Mencari kesempatan dalam kesempitan” mungkin itu lah pepatah yang cocok untuk para pelaku pencurian handphone di SMAN 14. Diperkirakan pelakunya lebih dari satu orang, dan kejadiannya sekitar jam istirahat sampai dengan saat jam belajar-mengajar kembali  berlangsung mengenai bagaimana cara mencurinya ada banyak pendapat dari para korban maupun siswa-siswi SMAN 14  tapi banyak yang berpendapat jika para pelaku “Mencongkel” paksa jok motor korban, ini di perkuat dengan tidak adanya kerusakan pada lubang kunci jok motor para korban.
Pihak sekolah bukan tidak peduli dan hanya berdiam diri saja, setiap upacara bendera berlansung Wakasek Kurikulum kita Bapak Ade Gunawan S.pd selalu memberikan ancaman bagi pelaku “ ini sudah termasuk tindakan Kriminal dan akan berurusan dengan pihak berwajib”  kata beliau ketika memberikan pengumuman-pengumuman setelah upacara bendera, tidak hanya itu beliau pun selalu menegur siswa jika ada yang “nongkrong” atau sekedar duduk-duduk di motor ketika jam istirahat atau ketika sedang moving class  tak tanggung-tanggung beliau menegur mereka melalui alat pengeras sekolah yang biasa di pakai Guru piket untuk menyampaikan pengumuman, sehingga siswa-siswi yang sedang duduk di motor merasa agak malu  “Yang duduk di motor harap di curigai” kata-kata yang biasa di gunakan beliau saat menegur murid. Pihak sekolah pun akan tetap mengusut masalah ini dan mencari para pelaku yang sudah kelewat batas ini. Bayangkan sudah kurang lebih sudah ada ... handphone yang hilang, beberapa waktu yang lalu bahkan ada yang kehilangan 3 handphone yang berada di dalam satu jok motor adalah inah sarinah, Indah N dan Eva XII IPS 4      
Mungkin ini teguran bagi para korban, dan peringatan bagi kita semua untuk lebih mentaati peraturan sekolah. Sekolah melarang siswa-siswi membawa handphone juga pasti ada alasan yang kuat, dan bagi para pelaku yang mungkin membaca artikel ini kita do’a kan saja agar cepat sadar, dan mengaku karena handphone yang anda curi adalah handphone milik teman anda sendiri kawan.
            

21 September 2011

I CAME BACK

   malam blogger, setelah 3 tahun 8 hari 4 jam 32 detik (lebay) blog ini mati alias gak hidup alias vacum alias meninggal alias supratman alias tejo alias mukhlis *apaan sih cot?
Saya (kocot) kembali lagi tentunya dengan cerita2 menarik tentang dunia saya yang sedikit konyol ini (untung gak ke pleset, tombol T sama Y kan sebelahan) *dasarmesum. pertama2 saya ucap kan kepada allah karena, ehh karena terrnyata blog saya masih bisa di buka men, sempet lupa password sih
tapi dengan petunjuk allah, ane berhasil inget men..  

   Ngomong2 masalah password ane gak pernah bikin pass. yg ribet dan panjang, ane ambil dari hal2 yang keliatannya, spele ajah contohnya kaya pass. Twitter ane men = "pagarmasjid" spele ya kan? Tapi ga ada orang yang tau, ya nggak? (kalo Iyah 2000 nih, nggak 1500).
sekarang ane udah kelas 12 men (gak nanya... !!) ngasih tau men, udah lu kalo baca, baca ajah ga usah banyak ngomong,
#lanjut, ane udah jadi kaka tertua di SMA ini.
Sama dengan vespa ane, yang menjadi motor tertua yg parkir di parkiranSMA

   ane masuk kelas IPS1 lagi men ajigile ..
Mungkin karena faktor wajah kali yah hehe
tapi IPS 1 yg sekarang gak kaya IPS 1 waktu ane kelas 11, udah lah jan di bahas malesin,
mungkin beberapa dari kalian bertanya-tanya yah, kemana Bagus? Kemana vespaPutih? Kenapa blog ini tidak pernah di perbaharui? Kenapa si padang jualan nasi padang Kenapa oh kenapa? (lebay lu..)
jujur ajah kemarin-kemarin
ane harus ikut pelatnas buat persiapan timnas indonesia di pra piala dunia.
Hahaha #mimpiTingkatTingi, udah yang jelas bulan2 yang lalu ane lagi sibuk2 belajar dan sibuk osis (gaya lu)
insya allah men ane mau, nulis cerita2 selama ane Vacum
dari Hape ane kelindes truck, jadi mentor waktu mbs, di cipok banci waktu nongkrong di veteran(ngarang) sampe yang paling baru pulang kampung lebaran kemarin..
Dan
WELCOME BACK TO MY WORLD :D:D

Jeprat Jepret

Jeprat Jepret